Traveling saat bulan Ramadhan bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus menantang. Menjalani ibadah puasa sambil bepergian membutuhkan persiapan ekstra agar tetap nyaman dan tidak mengganggu kelancaran ibadah. Baik itu perjalanan bisnis, liburan, atau mudik. Oleh karena itu mengetahui tips traveling saat ramadhan ini penting untuk disimak.
Mulai dari memilih jadwal keberangkatan yang tepat hingga mengatur energi agar tidak mudah lelah, semua harus dipersiapkan dengan baik. Pada uraian ini akan dibahas mengenai bebera[a tips traveling saat ramadhan yang perlu di terapkan. Bagi yang penasaran maka langsung saja simak dibawah ini:
1. Pilihlah Destinasi Wisata yang Bercuaca Dingin
Ketika berpuasa, tubuh lebih rentan terhadap dehidrasi, terutama jika terlalu lama berada di bawah terik matahari. Oleh sebab itu, memilih destinasi wisata dengan suhu udara yang lebih dingin atau sejuk menjadi langkah yang bijak. Lokasi-lokasi seperti air terjun, pegunungan, atau kawasan yang banyak pepohonan bisa menjadi pilihan ideal. Selain memberikan pemandangan yang indah dan udara segar, destinasi ini juga dapat membantu tubuh tetap terhidrasi secara alami.
Sebaliknya, jika memilih tempat wisata yang panas seperti pantai atau area terbuka tanpa banyak tempat berteduh, tubuh akan lebih cepat kehilangan cairan dan energi, sehingga bisa membuat lelah dan mudah haus. Jika memang ingin berwisata ke tempat dengan suhu tinggi, pastikan untuk mengenakan pakaian yang nyaman dan membawa perlengkapan seperti topi atau payung untuk melindungi diri dari teriknya matahari.
2. Kurangi Aktivitas yang Berat
Selama berpuasa, sebaiknya hindari kegiatan wisata yang membutuhkan tenaga ekstra. Bepergian ke tempat-tempat yang membutuhkan banyak berjalan kaki atau melakukan aktivitas fisik berat bisa menyebabkan tubuh lebih cepat lelah.
Oleh karena itu, pilihlah jenis wisata yang lebih santai, seperti mengunjungi museum, berkeliling alun-alun kota, menikmati pertunjukan seni atau budaya, serta melakukan wisata religi dengan mengunjungi masjid dan tempat bersejarah lainnya.
Jika ingin tetap menikmati keindahan alam tanpa harus terlalu lelah, bisa memilih wisata dengan kendaraan, seperti naik perahu untuk menikmati danau atau sungai, menggunakan kereta wisata di area rekreasi, atau sekadar bersantai di taman kota. Dengan begitu, perjalanan tetap menyenangkan tanpa harus menguras banyak energi.
3. Pilih Lokasi yang Mudah Dijangkau
Agar traveling saat berpuasa tetap nyaman, usahakan memilih destinasi yang memiliki akses transportasi yang mudah. Hal ini bertujuan agar tidak perlu menghabiskan terlalu banyak tenaga untuk menuju tempat wisata yang diinginkan. Sebisa mungkin, pilih lokasi yang dekat dengan tempat menginap atau memiliki akses transportasi umum yang memadai.
Mengunjungi landmark terkenal di kota tujuan bisa menjadi pilihan yang tepat. Biasanya, tempat-tempat ini memiliki fasilitas yang nyaman, jalur yang tidak terlalu jauh untuk ditempuh, serta tersedia berbagai transportasi yang bisa mempermudah perjalanan. Dengan begitu, tidak perlu berjalan jauh atau merasa kelelahan hanya untuk mencapai lokasi wisata yang ingin dikunjungi.
4. Pilih Waktu Pagi atau Sore Saja
Agar traveling tetap nyaman dan tidak menguras energi berlebihan, sebaiknya lakukan aktivitas jalan-jalan pada pagi atau sore hari. Kedua waktu ini memiliki suhu udara yang lebih sejuk dibandingkan siang hari, sehingga tubuh tidak mudah kelelahan dan haus.
Di pagi hari, udara masih segar dan tubuh memiliki energi yang cukup setelah makan sahur. Ini adalah waktu yang ideal untuk menikmati suasana sekitar, mengunjungi tempat-tempat menarik, atau sekadar berjalan-jalan santai sambil menikmati udara pagi yang masih bersih.
5. Jangan Sampai Meninggalkan Ibadah
Meskipun sedang traveling, jangan sampai lupa untuk tetap menjalankan ibadah, terutama salat. Pastikan sebelum berangkat, sudah mencari informasi tentang lokasi masjid terdekat dari destinasi wisata yang ingin dikunjungi. Beberapa tempat wisata juga biasanya menyediakan musala, sehingga bisa menjadi alternatif untuk menunaikan ibadah dengan nyaman.
Selain itu, membawa perlengkapan ibadah pribadi seperti mukena, sajadah mini, atau sarung juga sangat disarankan agar lebih praktis dan tetap bisa beribadah di mana saja. Dengan tetap menjaga ibadah selama perjalanan, traveling tidak hanya menyenangkan, tetapi juga tetap berkah.
Demikianlah penjelasan mengenai tips traveling saat ramadhan yang bisa di terapkan. Pada penjelasan diatas tadi terdapat lima tips yang perlu diperhatikan.